:
Breaking News

Puluhan ASN Berebut Empat Kursi Kepala OPD di Sumenep, Seleksi Terbuka Masuki Tahap Verifikasi

top-news

SUMENEP I MaduraNetwork.id - Persaingan untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep semakin ketat. Hingga batas akhir pendaftaran seleksi terbuka, Selasa (4/8/2026), sebanyak 44 aparatur sipil negara (ASN) telah mendaftarkan diri untuk memperebutkan posisi strategis yang saat ini masih kosong.

 

Antusiasme pendaftar terbesar tercatat pada formasi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan 18 pelamar. Disusul Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebanyak 17 pelamar, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) enam pelamar, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tiga pelamar.

 

Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep Benny Irawan mengatakan, angka tersebut masih bersifat sementara saat data dihimpun pada pukul 08.00 WIB di hari terakhir pendaftaran. Sebab, kesempatan penyampaian berkas administrasi masih dibuka hingga pukul 23.59 WIB.

 

"Per pukul 08.00 WIB, pendaftar untuk Satpol PP sebanyak tiga orang, Badan Pendapatan Daerah 18 orang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 17 orang, serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan enam orang," ujar Benny, Selasa.

 

Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai mekanisme seleksi terbuka yang telah diumumkan melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Sumenep. Peserta dapat mengikuti seluruh jadwal serta persyaratan yang telah dipublikasikan sebagai pedoman selama proses seleksi berlangsung.

 

Menurut Benny, pelaksanaan seleksi hingga hari terakhir pendaftaran berjalan tanpa kendala berarti. BKPSDM tetap memberikan kesempatan kepada peserta untuk melengkapi dokumen administrasi sesuai batas waktu yang telah ditetapkan.

 

Pendaftaran dilakukan melalui dua mekanisme, yakni penyampaian berkas secara langsung sesuai ketentuan panitia dan melalui sistem daring pada portal ASN Career milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Skema tersebut diharapkan mempermudah akses peserta sekaligus menjaga transparansi proses seleksi.

 

Setelah masa pendaftaran ditutup, panitia seleksi akan memasuki tahapan verifikasi administrasi untuk memastikan seluruh pelamar memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya akan mengikuti uji kompetensi manajerial atau assessment sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

 

Seleksi terbuka ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep mengisi kekosongan jabatan strategis melalui mekanisme berbasis kompetensi. Dengan proses yang terbuka dan kompetitif, pemerintah daerah berharap dapat memperoleh pimpinan organisasi perangkat daerah yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan kemampuan manajerial yang memadai.

 

Benny berharap seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi secara tertib dan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme. Menurut dia, pejabat yang nantinya terpilih diharapkan mampu memperkuat kinerja perangkat daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep.

 

"Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mampu memimpin perangkat daerah secara profesional, memberikan kontribusi nyata, dan menjadi bagian dari upaya memajukan Kabupaten Sumenep," katanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *